HERAN, BACA AL QURAN BERANTAKAN KOK JOKOWI JADI IMAM SHOLAT

Portalberita212.com- Pengurus MUI Pusat, Anton T. Digdoyo heran kenapa Presiden Joko Widodo kemarin jadi imam sholat jamak qasar selepas salat Jumat di Masjid Al-Fattah, Ambon.

Padahal ada Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.

Pasalnya, menurut Anton, Presiden tidak fasih dalam membaca Al Quran. Bahkan bisa disebut berantakan.

“Saya pernah lihat Jokowi jadi imam shalat. Bukan hanya bacaannya kacau, tapi juga gerakan-gerakan shalatnya, tuma’ninah, i’tidalnya pun masih kacau. Maka saya heran kok dia jadi imam shalat padahal disitu ada banyak ulama seperti Pak Din, Menag,” jelas Anton seperti dilansir dari Rmolonline.(Sabtu, 25/2).

Mantan petinggi Polri ini menegaskan, untuk jadi Imam shalat, ada persyaratan minimalis yang sangat ketat dan tegas.

“Antara lain bacaannya bagus, iman akidahnya bagus, ilmu agamanya bagus (a’lamuhu bissunah) dan lain-lain. Kalau persyaratan minimalis tersebut tak dipenuhi, jangan jadi imam shalat. Itu ibarat terjerumus ke jurang atau menjerumuskan diri ke jurang apalagi makmumnya ikut masuk jurang,” katanya mengingatkan.

Presiden yang kemarin kunjungan ke Ambon untuk menghadiri acara Muhammadiyah dan masyarakat adat Maluku melaksanakan shalat Jumat di Masjid Al-Fattah. Usai shalat Jumat, dia bertanya kepada Menag apakah langsung shalat melaksanakan shalat asar jama’ qasar.

“Saya jawab, ‘Iya Pak, dan Bapak yang jadi imamnya’,” kata Menag Lukman menceritakan.

Setelah itu, dia meneruskan, Din Syamsuddin langsung mengumumkan melalui pengeras suara bahwa akan diadakan salat asar jamak qashar dengan imam Presiden Jokowi. ( RMol )

 

234 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Facebook Comments
Tweet

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*