HABIB RIZIEQ ; ADA JUTAAN METODE RECTOVERSO, KENAPA KOK LOGO PALU ARIT YANG DIPILIH ?

Portalberita212.com – Tegas dan lugas, itulah yang disampaikan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab selesai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih empat jam terkait kasus ‘palu arit’ di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin (23/1) sekitar pukul 15.00 WIB . Setelah keluar dari Polda, Habib Rizieq kemudian langsung menuju lokasi ummat Islam yang berada di depan pintu masuk Polda, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman. Ia menjawab panggilan Polda dengan jawaban yang lugas, masuk akal dan tanpa tedeng aling-aling.

Sebelumnya sekitar pukul 15.28 WIB ummat Islam yang hadir mulai membuka jalan untuk mobil Habib Rizieq yang berpelat B 1 FPI tersebut. Sosok pejuang Islam ini pun diiringi dengan Shalawat Nabi, ciri khas kaum Ahlusunnah Waljamaah. Setelah itu, Habib Rizieq langsung menaiki mobil komando diiringi teriakan takbir.

Tak lama kemudian Habib berorasi di hadapan ribuan ummat yang berasal dari berbagai Ormas tersebut. Ia mengawalinya dengan ucapan salam dan mengimbau agar ummat menurunkan bendera yang dibawanya.

“Saya dan kawan-kawan dari segenap pengurus GNPF maupun dari FPI mengucapkan apresiasi terhadap ummat Islam yang mengawal habib dan ulamanya ? Siap bela ulama ? Siap bela ulama?,” kata Habib Rizieq di awal orasinya, seperti dilansir Republika.

Dalam orasinya, Habib Rizieq juga mengungkap bahwa dirinya menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus palu dan arit berjalan dengan lancar. Menurut dia, protes terhadap logo uang kertas baru yang dikeluarkan Bank Indonesia tersebut merupakan protes semua anggotanya, bukan hanya dirinya.

“Jika BI menggunakan metode rectoverso, maka kami menjawab sesungguhnya teknologi pengamanan uang kertas dengan metode rectoverso mempunyai ribuan alternatif, tapi kenapa harus palu arit?,” ujar Habib.

Sosok yang diusulkan sebagai Imam Besar Ummat Islam Indonesia ini pun berharap agar pemeriksaannya berbuntut akan ditariknya uang berlogo palu dan arit tersebut. Habib juga secara tegas mengajak agar massanya selalu siap untuk mengganyang PKI.

“Karena itu, kita minta untuk menarik uang kertas baru berlogo PKI tersebut,” tegas Habib.

Seperti diketahui, sejak pukul 10.56 WIB Habib Rizieq diperiksa terkait kasus ‘palu arit’. Pemeriksaan tersebut sempat dihentikan saat memasuki waktu istirahat shalat dzuhur dan makan siang. Namun, tak lama kemudian pemeriksaan tersebut dilanjutkan dan berakhir pada pukul 15.00 WIB.

Dalam kasus ini Habib Rizieq dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena ucapannya yang menyebut ada logo palu arit di uang baru. Ucapan tersebut kemudian viral di sejumlah media sosial.

Dengan pernyataannya tersebut, ia dituding telah melakukan penghasutan dan ujaran kebencian berbau SARA berdasarkan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik .

 

Facebook Comments
Tweet

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*