Portalberita212.com- Tidak tanggung-tanggung kunjungan bersejarah Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al-Saud ke Indonesia saat ini adalah momentum bagi pemerintah Indonesia. Untuk itu Raja Salman diagendakan akan memberikan pidato di DPR RI, Senayan.
Informasi dari tim penasehat GNPF MUI, Kapitra Ampera mengatakan, Habib Rizieq Shihab beserta para ulama GNPF MUI turut diundang ke DPR RI.
Meski tidak diumumkan secara resmi oleh pemerintah, sejumlah ulama termasuk Habib Rizieq ternyata termasuk undangan khusus untuk hadir.
“Kami diundang oleh DPR yang sudah berkoordinasi dengan protokoler Raja Salman,” kata Kapitra di, Jakarta, Selasa (28/2/2017).
Dalam undangannya, kata Kapitra ke DPR untuk mendengarkan pidato Raja Salman pada Kamis 2 Maret 2017 siang. Menurut Kapitra ada sekitar 20 ulama GNPF yang diundang.
“Ada Habib Rizieq, Ustadz Bachtiar Nasir, Ustadz Zaitun Rasmin dan lain-lain,” sambungnya.
Dia mengatakan, saat mendapatkan undangan tersebut, Kapitra mengaku senang dan sangat antusias menyambut kedatangan Raja Salman. Kedatangannya sebagai eksistensi ummat Islam di dunia.
“Ini kan rajanya orang Islam. Ini penguatan tentang ummat Islam yang selama ini termarginalkan dan tereliminasi oleh kekuasaan,” ujarnya memberikan alasan.
Saat ditanya persiapan, dia mengaku tidak ada persiapan khusus. Dia hanya berharap kedatangan Raja Salman memperkuat peran ummat Islam dari berbagai aspek seperti ekonomi sampai politik.
“Tidak ada persiapan. Kita bahagia ada kepastian umat Islam di dunia, apalagi ummat Islam di Indonesia terbesar,” ungkapnya seperti dilansir dari Okezone.com
Salah satu pesan kehadiran Raja Salman adalah agar ummat Islam yang mayoritas di Indonesia ini bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, termasuk kuat dalam hal ekonomi dan politik.

Leave a Reply